Palangka Raya, Selasa, 06 Oktober 2026 — Di tengah kondisi kabut asap yang belum membaik, MI Fathul Iman Palangka Raya tetap menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya melalui pelaksanaan Supervisi Pembelajaran secara Daring yang menjadi bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran guru.
Pelaksanaan supervisi secara daring memberikan warna tersendiri bagi proses supervisi pembelajaran. Sebanyak 22 guru MI Fathul Iman mengikuti kegiatan ini yang dilaksanakan mulai Senin, 05 Oktober 2026 hingga Sabtu, 17 Oktober 2026.
Kegiatan supervisi tersebut dilaksanakan secara daring dan langsung disupervisi oleh Kepala Madrasah MI Fathul Iman. Melalui kegiatan ini, setiap guru mendapatkan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran, terutama dalam menghadapi kondisi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap.
Meskipun pembelajaran dilaksanakan secara daring, para guru tetap dituntut untuk mampu memberikan pembelajaran yang efektif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Supervisi ini juga menjadi sarana bagi guru untuk melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Kepala Madrasah MI Fathul Iman menyampaikan bahwa kondisi kabut asap bukan alasan untuk berhenti meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kondisi kabut asap memang memberikan tantangan tersendiri bagi kita. Namun, keadaan ini tidak boleh mengurangi semangat kita untuk terus memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada peserta didik. Supervisi secara daring merupakan salah satu bentuk adaptasi kita terhadap kondisi yang ada,” ujar Kepala Madrasah.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap kegiatan supervisi dapat menjadi bagian dari proses peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.
“Supervisi bukan untuk mencari kekurangan atau kesalahan guru, tetapi menjadi sarana untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu diperbaiki. Saya berharap bapak dan ibu guru dapat menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran,” tambahnya.
Pelaksanaan supervisi pembelajaran secara daring ini menjadi bukti bahwa MI Fathul Iman terus berupaya beradaptasi dengan berbagai kondisi. Di tengah keterbatasan akibat kabut asap, semangat untuk menjaga mutu pendidikan tetap menjadi prioritas.
Dengan diikuti oleh 22 guru, kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu, 17 Oktober 2026 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru di MI Fathul Iman Palangka Raya.